Pemerintah Kanada
Lambang Pemerintah Kanada

Government of Canada

Indonesia.gc.ca

Breadcrumb

  1. Halaman Depan
  2. >
  3. Hubungan Kanada – Indonesia

Hubungan Kanada - Indonesia

Kanada membuka hubungan diplomatik dengan Indonesia tahun 1952.

Di Indonesia, Kanada diwakili oleh Kedutaan Besar Kanada di Jakarta. Kedutaan Besar menyediakan layanan perdagangan, konsuler dan imigrasi, di samping menjalankan kerja sama politik, ekonomi, pembangunan dan pertahanan. Tahun 2007, Kedutaan Besar membuka Pusat Penerimaan Permohonan Visa (VAC), untuk lebih mempermudah akses terhadap pelayanan di bidang ini.

Indonesia di Kanada diwakili oleh Kedutaan Besar di Ottawa. Indonesia juga memiliki konsulat di Toronto dan Vancouver.

Kanada dan Indonesia menjalin hubungan bilateral yang kuat dan bersahabat, dan memiliki sejarah keterlibatan yang panjang dalam memajukan dan melindungi hak asasi manusia, kebebasan beragama, demokrasi, tata pemerintahan yang baik, dan pluralisme. Kerja sama kontra terorisme dan pembangunan kapasitas adalah pilar lain dalam hubungan bilateral dan Indonesia juga menjadi salah satu peserta Program Kerjasama Pelatihan Militer (MTCP) Kanada. Sebagai mitra pembangunan, Kanada bekerja secara dekat dengan Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan mengurangi angka rawan kemiskinan. 

Kanada dan Indonesia adalah mitra dalam beberapa organisasi multilaterael, seperti Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC), Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), Forum Regional ASEAN (ARF), G20, dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Hal ini menunjukkan komitmen bersama  kedua negara terhadap kawasan Asia-Pasifik dan kerjasama multilateral.

Dalam hal perdagangan, Indonesia merupakan pasar yang tengah berkembang untuk barang-barang, jasa dan investasi Kanada.  Banyak perusahaan Kanada yang telah membuka usahanya di Indonesia dan mempekerjakan puluhan ribu karyawan Indonesia. Kanada dan Indonesia bekerja sama untuk memajukan persaingan ekonomi yang lebih luas dan lingkungan bisnis yang lebih dapat dipertanggungjawabkan, khususnya di bidang infrastruktur, sektor minyak dan gas bumi, pertambangan, pertahanan dan dirgantara, teknologi informasi dan komunikasi, serta produk makanan hasil pertanian (agri-food).

November 2014

Footer

Terakhir diperbarui:
2015-07-03