Kedutaan BesarKanada mengadakan lelang barang2 bekas pakai dan barang2 sisa yg tidak terpakai
Barang2 dapat dilihat pada hari Jum'at tanggal 10 Februari 2012 dan Sabtu tanggal 11 Februari 2012 dari jam 09:30 s/d 15:30. Penawaran dimasukkan dalam amplop tertutup di lokasi lelang di alamat dibawah ini :
PT. ARIESTA LOGISTINDO INTERNASIONAL
JL. LEBAK BULUS I NO. 2
JAKARTA SELATAN
PERGUDANGAN PERURI
TELP. 769 3619 & 769 3786
Daftar pemenang akan dipasang di lokasi lelang pada tanggal 15 Februari 2012. Pembayaran tunai dalam rupiah. Para pemenang harus membayar dan mengambil barang2 mereka pada hari Rabu , tanggal 15 Feb 2012 dan Kamis 16 Feb 2012 dari jam 09:00 s/d 15:00.
Lelang ini terbuka untuk umum. Anda diperkenankan untuk memberitahu teman-teman atau kolega-kolega anda.
Kanada Di Festival Film Dokumenter 2011

Triage: Dr. James Orbinski's Humanitarian Dilemma
(2007, 88 mnt, sutr. Patrick Reed)
Triage adalah perbuatan yang menjadi mimpi terburuk tiap pekerja kemanusiaan. Berlomba melawan waktu dengan sumber daya yang terbatas, para pekerja penolong harus membuat keputusan dengan cepat; siapa yang mendapatkan makanan; siapa yang hidup; siapa yang mati. Dilema yang berat ini menghantui pekerja kemanusiaan seperti Dr. James Orbinski, penerima Hadiah Nobel Perdamaian tahun 1999 sebagai Presiden Médecins Sans Frontières (MSF), dan bertugas sebagai dokter di lapangan saat bencana kelaparan di Somalia, pembantaian etnis di Rwanda, dan bencana kemanusiaan lainnya.
Dengan meninggalkan keluarganya yang masih muda di Toronto, Kanada – di mana dia berprofesi sebagai dosen dan dokter – Orbinski kembali ke Afrika, menapaktilasi masa lalu dan menyikapi masa yang sekarang. Dia berharap bahwa di tempat dia pernah menyaksikan kemanusiaan tercabik-cabik, dia akan kembali menemukan jantung kemanusiaan yang sebenarnya.
Di dalam film dokumenter panjang Triage, perjalanan Orbinski dimulai dari Somalia yang masih dilanda perang di mana dia pertama kali ditempatkan oleh MSF tahun 1992; lalu ke Rwanda, di mana ia menjadi Kepala Perwakilan MSF saat terjadinya pembantaian etnis tahun 1994. Akhirnya dia sampai di Goma, Republik Demokratik Kongo, di mana mimpi kemanusiaan kelihatannya dibiarkan mati.
Rabu, 7 Desember
20.30-22.00
Amphitheatre, Taman Budaya, Yogyakarta